Gejala yang Bersifat Fisiografis

Gejala yang Bersifat Fisiografis

    Di Pulau Jawa,jumlah penduduk terus bertambah sedangkan luas lahan tidak berubah.Akibatnya,untuk memenuhi bahan pangan dan lahan untuk permukiman,banyak penduduk yang menggarap lahan dan bermukim pada lokasi yang tidak layak huni dan tidak layak garap.Hal ini disebabkan karena lahan yang mereka garap dan dijadikan lokasi tempat tinggal adalah lahan yang terjal atau berlereng curam sehingga lokasi itu rawan longsor.Gejala geografis semacam ini terjadi di berbagai wilayah di Pulau Jawa,bahkan juga terjadi pada beberapa tempat di Pulau Sumatra.
Sumber : Google

    Gempa bumi di Yogyakarta 27 Mei 2006 yang berkekuatan 5,6 SR,menyebabkan 27 ribu rumah roboh berantakan,ribuan korban jiwa meninggal dunia,ribuan korban lainnya luka-luka dan juga kerusakan  kota Yogya sendiri mencapai 10%.Dilihat dari sisi konstruksi bangunan,ternyata konstruksi bangunan yang baik.Setelah gempa tersebut,orang-orang yang memperbaiki rumah yang roboh akibat gempa dan orang-orang yang membangun rumah baru cenderung membangun rumah tahan gempa dengan konstruksi standar.Gejala geografis  ini tersebar merata hampir di semua tempat yang dilanda gempa bumi.

0 Response to "Gejala yang Bersifat Fisiografis"

Catat Ulasan