Proses Pembentukan Gas Alam

    Proses Pembentukan Gas Alam - Cadangan gas bumi biasanya ditemukan bersamaan dengan kegiatan eksplorasi minyak bumi,baik dalam bentuk associated gas maupun non associated gas.Associated gas merupakan gas yang terdapat dalam suatu reservoir dan dihasilkan bersamaan dengan minyak bumi.Gas bumi ini dihasilkan pada saat proses penyulingan minyak bumi,dinamakan Gas (LPG).Gas ini merupakan gas yang dihasilkan dari cadangan gas tanpa menghasilkan minyak bumi.Setelah melalui proses pengeboran,gas ini kemudian ditampung dan dicairkan dalam bentuk Gas (LNG).


    Potensi gas bumi di Indonesia cukup baik karena cadangan gas alam yang ada di Arun diperkirakan 10 triliun CF (Cubic Feet) dan merupakan sumber terbesar di Asia Tenggara.Sumber gas alam Arun ditemukan pada 1991 oleh perusahaan Mobil Oil Indonesia Inc.Untuk mengeksploitasi sumber gas alam Arun,dibangun kilang LNG Arun yang dibangun oleh Pertamina di Blang Lancang,Lhoksumawe (NAD).Pengoperasiannya dilakukan oleh PT.Arun LGN Co (anak perusahaan Pertamina),Mobil Oil,dan JILCO (Japan Indoensia LNG Co)

    Potensi gas alam yang lebih besar dari gas Alam Arun diemukan di Kepulauan Natuna.Cadangan gas alam yang terdapat di Natuna diperkirakan mencapai 222 triliun SCF (standar cubic feet).Hal ini akan memberikan jaminan jangka panjang terhadap kebutuhan LNG di Indonesia.Pembuktian adanya keberadaan cadangan gas alam di Natuna telah ditanda tangani antara Pertamina dan Esso Exploration dan Production Natuna Inc. tahun 1995.

    Menurut rencana,kilang LNG Natuna akan dibangun di Kepulauan Natuna,lebih kurang 225 km dari lapangan gas alam.Oleh karena potensi yang begitu besar,LNG menjadi salah satu barang tambang yang dapat menghasilkan devisa negara.Salah satu caranya dengan diekspor ke negara lain.Negara tujuan ekspor utama LNG adalah Jepang,Taiwan,dan Korea Selatan.

0 Response to "Proses Pembentukan Gas Alam"

Catat Ulasan