2017/12/05

Prinsip Eko Efisiensi dalam pemanfaatan SDA

    Prinsip Eko-efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya alam - Eko-efisiensi didasarkan pada keseimbangan ekologi dan ekosistem yang sehat dan efisien.Dengan menerapkan eko-efisiensi maka pemerintah akan mendapat keuntungan (penyediaan SDA berkurang),masyarakat juga mendapat keuntungan (harga barang lebih murah),pengusaha untung,dan lingkungan hidup juga beruntung (pencemaran lingkungan berkurang)

    Prinsip Eko-Efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya alam antara lain sebagai berikut.

 1) Meningkatkan efisiensi penggunaan energi
  Energi yang tersedia digunakan sebesar-besarnya untuk proses produksi,dan mengurangi proporsi energi yang terbuang percuma.Konsep meningkatkan efisiensi penggunaan energi juga harus diterapkan pada setiap kegiatan,seperti kegiatan tambang,industri,dan jasa.Termasuk juga kegiatan pribadi dan rumah tanga.Mesin-mesin pabrik yang boros energi dan banyak menghasilkan limbah perlu segera diganti dengan mesin-mesin yang hemat energi dan ramah lingkungan.


 2) Pemilihan sumber daya alam yang tepat
  Pemilihan yang tepat yaitu penggunaan sumber daya alam yang mampu menghasilkan daya listrik tinggi,murah,ramah lingkungan,dan tersedia tenaga ahlinya.Pada hakikatnya eko-efisiesni,dalam pengelolaanya berpedoman pada pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
  Pemilihan sumber daya alam dengan menggunakan prinsip eko-efisiensi antara lain yaitu sebagai berikut.

  • Efektif dan efisien dalam penggunaan dan pemanfaatan
  • Tidak mengurangi kemampuan dan kelestarian sumber daya alam lain
  • Memberikan kemungkinan untuk mempunyai pilah penggunaan di masa depan
 3) Melaksanakan pembangunan berkelanjutan
  Proses pembangunan harus terjadi sinergi antara lingkungan (ekologi) dan pembangunan.Pembangunan tidak mengesampingkan keselarasan lingkungan,dan lingkungan yang sehat harus mendukung proses pembangunan.Pembangunan masa kini tidak boleh merugikan kebutuhan linkungan generasi yang akan datang.Kegiatan pembangunan harus menggunakan sumber daya alam se efisien mungkin,tidak dihambur-hamburkan dan limbah yang dihasilkan sangat terbatas sehingga masih tersedia sumber daya alam untuk generasi yang akan datang.

 4) Perilaku arif masyarakat
  Untuk melestarikan dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua makhluk,maka perilaku arif masyarakat,yang mencakup 4R + 1F,yaitu sebagai berikut.

  a. Reduce,yaitu mengurangi penggunana bahan-bahan yang dapat merusak lingkungan.
  b. Reuse,yaitu penggunaan kembali barang bekas yang masih dapat digunakan baik untuk fungsi lain.
  c.Recycle,yaitu mendaur ulang barang.
  d.Repair,yaitu usaha perbaikan demi lingkungan.
  e.Frugal,yaitu menggunakan sumber daya alam yang tidak boros tetapi irit,dengan cara penggunaan seperlunya,tidak berlebihan dan limbahnya terbatas

Artikel Terkait

Prinsip Eko Efisiensi dalam pemanfaatan SDA
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email