Hakikat Wawasan Nusantara

Hakikat Wawasan Nusantara merupakan keutuhan Nusantara dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup Nusantara demi kepentingan nasional.Hal tersebut berarti bahwa setiap warga masyarakat dan aparatur negara harus berpikir,bersikap,dan bertindak secara utuh menyeluruh demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

Demikian juga produk yang dihasilkan oleh lembaga negara harus dalam lingkup dan demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia tanpa menghilangkan kepentingan lainnya,seperti kepentingan daerah,golongan,dan perorangan.Di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,bangsa Indonesia memiliki suatu wawasan nasional yang disebut dengan Wawasan Nusantara.


Hakikat wawasan nusantara merupakan suatu keutuhan Nusantara yang dituangkan dalam sebuah cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup Nusantara demi kepentingan nasional.Dari pengertian tersebut,Wawasan Nusantara memiliki arti bahwa setiap warga masyarakat dan aparatur negara harus berpikir,bersikap,dan bertindak secara utuh menyeluruh demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

Dengan demikian,produk yang dihasilkan oleh lembaga-lembaga negara harus tetap dalam ruang lingkup dan dilakukan demi kepentingan bangsa dan negara Indoensia tanpa menghilangkan kepentingan lainnya,seperti kepentingan daerah,golongan,dan perorangan.

Dalam pandangan bangsa Indonesia,Nusantara merupakan suatu wadah yang memiliki rasa satu kesatuan.Hal tersebut dapat diartikan,bahwa hakikat Wawasan Nusantara merupakan suatu keutuhan dan kesatuan wilayah nasional Indonesia.Dengan kata lain,hakikat Wawasan Nusantara adalah persatuan bangsa dan kesatuan wilayah.Di dalam GBHN juga disebutkan,bahwa hakikat Wawasan Nusantara dapat diwujudkan dengan menyatakan bahwa dan banyaknya kepulauan-kepulauan yang ada di Nusantara merupakan satu kesatuan dalam bidang politik,ekonomi,sosial budaya,dan pertahanan dan keamanan.

0 Response to "Hakikat Wawasan Nusantara"

Catat Ulasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel