Sejarah Pepera - IlmudanInfo

IlmudanInfo

Menyajikan Informasi Pelajaran di Sekolah

Latest Update
Tunggu...

2018/12/02

Sejarah Pepera


Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) merupakan referendum yang diadakan pada tahun 1969 di Papua Barat untuk menentukan status daerah bagian barat Pulau Papua, antara lain milik Belanda atau Indonesia. Pemilihan suara ini menanyakan apakah sisa populasi mau bergabung dengan Republik Indonesia atau merdeka. Para wakil yang dipilih dari populasi dengan suara bulat memilih persatuan dengan Indonesia dan hasilnya diterima oleh PBB, meskipun validitas suara telah ditantang dalam retrospeksi.

Tahap-tahap Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera)
Sebagai bagian dari perjanjian New York, Indonesia sebelum berakhir tahun 1969 wajib menyelenggarakan Penentuan Pendapat Rakyat di Irian Barat. Pada awal tahun 1969, pemerintah Indonesia mulai menyelenggarakan Pepera. Penyelenggaraan Pepera dilakukan 3 tahap yakni sebagai berikut.
  • tahap pertama dimulai pada tanggal 24 Maret 1969. Pada tahap ini dilakukan konsultasi dengan dewan kabupaten di Jayapura mengenai tata cara penyelenggaraan Pepera
  • tahap kedua diadakan pemilihan Dewan Musyawarah pepera yang berakhir pada bulan Juni 1969
  • tahap ketiga dilaksanakan pepera dari kabupaten Merauke dan berakhir pada tanggal 4 Agustus 1969 di Jayapura
Pelaksanaan Pepera itu turut disaksikan oleh utusan PBB, utusan Australia dan utusan Belanda. Ternyata hasil Pepera menunjukkan masyarakat Irian Barat menghendaki bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hasil Pepera itu dibawa ke sidang umum PBB dan pada tanggal 19 November 1969, Sidang Umum PBB menerima dan menyetujui hasil-hasil Pepera.

Kesimpulan
  1. Pada tahun 1969 Pemerintah Indoensia melaksanakan Act Free Choice atau Pepera
  2. Dewan Musyawarah Pepera dengan suara bulat memutuskan bahwa Irian Barat (Irian Jaya) tetap merupakan bagian dari Republik Indonesia (RI)
  3. Pada 19 November 1969 Sidang Umum PBB menerima hasil Pepera yang telah dilaksanakan sesuai dengan jiwa dan isi Persetujuan New York. Sejak saat itu, secara de jure dan Irian Barat menjadi bagian dari wilayah RI.


EmoticonEmoticon