Kebijakan Perdagangan Internasional - IlmudanInfo

IlmudanInfo

Menyajikan Informasi Pelajaran di Sekolah

Latest Update
Tunggu...

2018/02/06

Kebijakan Perdagangan Internasional

Kebijakan Perdagangan Internasional - Seiring dengan perkembangan perdagangan internasional,negara akan mengalami keadaan yang kurang menguntungkan bagi perekonomian dalam negeri disebabkan kurang mampunya bersaing dengan negara lain.Oleh karena itu,negara perlu mengeluarkan kebijakan untuk melindungi perekonomian negara.Kebijakan-kebihakan tersebut antara lain sebagai berikut.

Penetapan Tariff
Tariff adalah  pajak  yang  dikenakan  atas  barang-barang  yang  melewati 
batas  suatu  negara.  Tujuan  diadakannya  tariff adalah  untuk  mengisi  kas 
negara, dan melindungi industri dalam negeri. 

Jenis-jenis tariffdi antaranya terdiri atas tariff ekspor, tariff transito, dan 
lain. Tariff transito dikenakan terhadap barang yang melintasi wilayah suatu 
negara dengan ketentuan barang tersebut tujuan akhirnya adalah negara lain. 
Tariffimpor dikenakan terhadap barang-barang yang diimpor dari negara lain.

Kuota Impor
Kuota impor merupakan suatu kebijakan untuk membatasi jumlah barang 
impor  yang  masuk  ke  dalam  negeri.  Dibatasinya  jumlah  produk  impor 
mengakibatkan  harga  barang  impor  tetap  mahal  dan  produk  dalam  negeri dapat bersaing dan laku di pasaran.


Larangan Ekspor dan Impor
Larangan ekspor merupakan kebijakan pemerintah yang melarang barang 
dan  jasa  dijual  keluar  melewati  batas  negara  karena  alasan-alasan  tertentu. Contohnya, pelarangan ekspor kulit binatang melata dan tumbuh-tumbuhan yang dilindungi. 

Adapun  larangan  impor  adalah  kebijakan  perdagangan  internasional 
yang melarang secara mutlak impor komoditas tertentu karena alasan-alasan 
tertentu.  Misalnya,   Indonesia  memberlakukan  kebijakan  pelarangan  impor 
beberapa jenis plastik bekas. 

Subsidi
Subsidi adalah bantuan yang diberikan pemerintah kepada produsen dalam 
negeri agar dapat menjual barang lebih murah sehingga dapat bersaing dengan 
barang impor. Dengan adanya subsidi, biaya produksi suatu produk menjadi 
murah  hingga  harga  jualnya  menjadi  lebih  murah  dari  pada  produk impor. Subsidi biasanya diberikan pemerintah dalam bentuk modal, keahlian, mesin-mesin,peralatan,keringanan pajak,pengembalian pajak,fasilitas kredit,dan subsidi harga.

Premi
Premi merupakan pemberian dana (dalam bentuk uang) kepada produsen 
yang  berhasil  mencapai  target  produksi  seperti  yang  ditentukan  oleh 
pemerintah. Adanya  premi  dan  subsidi  mendorong  produsen  dalam  negeri 
untuk terus meningkatkan hasil produksi dengan harga jual yang terjangkau. 

Dumping
Dumpingadalah kebijakan yang menetapkan harga jual di luar negeri lebih 
murah dibandingkan dengan harga di dalam negeri. Kebijakan ini bertujuan 
meningkatkan daya saing produk dan menguasai pasaran di luar negeri.

Devaluasi
Devaluasi merupakan kebijakan pemerintah untuk menurunkan nilai mata 
uang dalam negeri (rupiah) terhadap mata uang asing. Kebijakan devaluasi 
membuat harga barang yang ekspor ke luar negeri menjadi lebih murah jika 
diukur  dengan  mata  uang  asing  dengan  tujuan  meningkatkan  daya  beli  di pasar internasional


EmoticonEmoticon